Houghton14willoughby's website

Our website

07
Ma
Belajar Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
07.05.2018 01:54


Tatkala menyaksikan sayembara sepakbola di layar sebelah hadapan kita terkadang disajikan aksi tebak skor yang dilakukan para spesialis. Walau memukau, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau selevel[cak] untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu gak perlu dianggap serius sebab tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Eksentrik dengan mereka siapa tim yang dengan menang -- atau jika pertandingan dengan berakhir dengan seri. Menebas seperti itu regular saja dilakukan, walau dalam akhirnya globe itu luncai sehingga pemenang pun kerap kali melenceng diprediksi. Apa sebab? Karena ada tata caranya. Ada logikanya. Judi Bola Online Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini aku akan sebarkan beberapa trik membuat antisipasi yang langsung. Bukan berguna saya selalu benar dalam memprediksi sebuah pertandingan. Tentu saja tidak, walau dengan segelintir berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran prediksi yang cukup tinggi: pukul rata 3 daripada 4 perkiraan saya sesuai kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, aku memprediksi hendak terjadi All German kesimpulan di Permufakatan Champions. Dalam final, dikategorikan di depan ribuan warga Surabaya yang memadati sebuah kegiatan nonton menyerentakkan, saya menenung Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu penguasaan. Sebelum itu saya juga meyakini kalau Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Ujung, saya memperkirakan Belanda akan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; bayangan bisa betul bisa lengah, tapi yang penting satu prediksi total harus punya dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, sebuah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka sisi keberuntungan makin kecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak siap diprediksi dengan 100%, makin prediksi mengenai skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi mumbul tajam.

Hamba ajak Anda untuk menyelidik beberapa bayangan terakhir beta guna menerangkan beberapa kepercayaan penting yang saya serius akan berguna bagi Kamu saat menguji memprediksi sayembara.

Di antara antisipasi yang hamba sebut dalam atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Walaupun demikian terselip logika dalam belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Syarat masa menyatakan ketidakrukunan tokoh Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Daripada media langka saya mendapat kabar bahwa Ronaldo dan Mourinho pun tidak sesuai (berita menyerempet hal itu baru keluar di Indonesia beberapa zaman lalu). Sebagai pelatih abdi paham sahih arti kesejahteraan tim dalam dan dalam luar tanah lapang dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini disematkan faktor Falcao yang sedang on fire, yang membuat saya deging memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips bayangan 1: Pertimbangkan suasana di dalam tim, bahkan saat sebuah turnamen berjalan di mana pemain harus terus rapi tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat festival cup, kemonceran striker amat menentukan. Saat pertandingan perhubungan kualitas jangka panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen kru lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih menentukan, walau kekuatan keseluruhan kru juga pantas dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Dengan subjektif aku membela Indonesia tentunya. Tapi, saat mengenakan kacamata berpanggilan objektivitas, kita semua pasti setuju bahwa Belanda rumpang di kepada Indonesia. Kemudian mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia mau bermain maksimum gairah, maka itu akan bisa mereduksi pertikaian kualitas. Jadi, skor tipis atau gede bisa pula diprediksi secara sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela 1 buah tim saat membuat antisipasi. Kita mahir selalu berhajat tim kesayangan kita menang, tapi saat membuat bayangan tentu pikiran harus diutamakan di buat fanatisme kukuh.

Saya tersenyum saat membaca di satu buah media tanda tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir kolam. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kemajuan Dortmund berlandaskan fakta-fakta tersebut. Mereka khlaf bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan kadang benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun secara pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan fakta yang lain adalah salah satu contoh dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan layak menjadi ruang membuat satu prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan sampai bertahun-tahun kincit. Karena sejarah statistik Dortmund memang impresif saat melawan Bayern, tidak sedikit yang kemudian menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini menyimpangan. Mengapa? Sebab statistik zaman "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik prolog musim pun tidak siap dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan antara kedua menjimbit yang paling dekat dengan saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini aja.

Karena prediksi saya kadang kala saya tampilkan di twitter (@coachtimo), besar pihak memohon saya meneroka berbagai pertandingan lainnya. Lazimnya saya abaikan atau hamba tolak secara alasan luka paham menyerempet kekuatan ke-2 tim. Alasan saya berikut senafas beserta tips perkiraan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat antisipasi tanpa dilatar belakangi laporan dan wawasan yang cantik mengenai menyunggi atau liga tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menciptakan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil jadi pakar tentang semua liga yang ada. Akui pula.

Tips prediksi 7: Aku juga gak seharusnya meneroka setiap pertandingan. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Kamu 50-50. Pada waktu sudah demi tahan muncul, hindari mengempa diri memproduksi prediksi. Secara demikian prosentase kejituan dugaan anda bakal meningkat.

Sedang banyak suara miring lainnya yang bisa & patut dikenakan dalam menghasilkan sebuah dugaan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat saya berhenti hingga di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh petunjuk prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik betul maupun melenceng, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!